Pengen tahu gimana caranya angka dan peta bisa diubah jadi kebijakan pemerintah yang keren?
Kemarin, Ketua Prodi kita, Prof. Ferra Yanuar, baru saja berbagi ilmu daging di acara Studium Generale kolaborasi bersama UIN Bukittinggi dengan topik “Pemodelan Spasial untuk Kebijakan Publik”. Antusiasme pesertanya pecah banget!
BUKITTINGGI – Program Studi Statistika Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi sukses menggelar acara Studium Generale (Kuliah Umum) akbar yang berfokus pada integrasi ilmu data dalam tatanan pemerintahan. Acara ilmiah berskala interkampus ini diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting pada Senin, 13 April 2026, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB. Dengan memanfaatkan teknologi telekonferensi, kegiatan ini berhasil mempertemukan ratusan akademisi, dosen, serta mahasiswa dari berbagai daerah tanpa kendala geografis.Kuliah umum virtual kali ini mengangkat tajuk yang sangat relevan dengan tantangan global saat ini, yaitu “Pemodelan Spasial untuk Kebijakan Publik”. Topik ini dipilih karena semakin tingginya kebutuhan pemerintah akan analisis data yang presisi sebelum merumuskan suatu regulasi. Melalui pemodelan spasial, aspek geografis dan kewilayahan dapat dipetakan secara matematis untuk menyelesaikan berbagai masalah nyata, mulai dari ketimpangan ekonomi, perencanaan tata kota, hingga mitigasi bencana alam.Untuk mengupas tuntas materi berbobot tersebut, panitia menghadirkan pakar statistika terkemuka dari Universitas Andalas (Unand), Prof. Dr. Ferra Yanuar, S.Si, M.Sc., yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi S1 Statistika dan Sains Data Unand. Sebagai narasumber utama, Prof. Ferra membedah secara mendalam metode-metode canggih dalam analisis data spasial, seperti regresi spasial dan autokorelasi global maupun lokal. Beliau memaparkan bagaimana visualisasi data berbasis lokasi ini mampu memprediksi tren wilayah secara akurat, sehingga kebijakan publik yang dilahirkan tidak lagi bersifat rabaan, melainkan berbasis pada bukti ilmiah yang kuat (evidence-based policy).Acara penting ini dibuka secara resmi dengan sambutan hangat dari Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Bukittinggi, Dr. Imamuddin, M.Pd, M.E. Dalam pidatonya, Dr. Imamuddin menyampaikan apresiasi yang luar biasa atas kesediaan pihak Universitas Andalas untuk berbagi ilmu. Kegiatan ini diinisiasi bukan sekadar sebagai agenda rutin tahunan, melainkan sebagai langkah nyata untuk memperluas cakrawala berpikir mahasiswa mengenai aplikasi riil ilmu statistika di dunia kerja. Selain itu, studium generale ini menjadi momentum penting dalam memperkuat jalinan kerja sama akademis dan riset antarinstitusi pendidikan tinggi di Sumatra Barat.Ratusan peserta yang didominasi oleh mahasiswa rumpun sains data menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi. Hal ini terlihat dari sesi diskusi interaktif yang berlangsung dinamis, di mana banyak peserta aktif mengajukan pertanyaan kritis mengenai tantangan pengumpulan data spasial yang valid di Indonesia serta implementasi perangkat lunak statistika modern dalam pemrosesan data tersebut. Bagi Anda yang tidak ingin ketinggalan agenda akademik, seminar, atau kolaborasi ilmiah berikutnya, silakan ikuti pembaruan informasi melalui akun Instagram resmi di @uinsmddbukittinggi dan @statistika.uinbkt.
StatisticsAndDataScienceStudent_Tania


